Sekarang profesi barista makin dilirik. Nggak heran sih, soalnya cafe Jakarta juga makin menjamur di mana-mana.
Buat sebagian orang, jadi barista bukan cuma soal bikin kopi. Ada passion, skill, sampai vibe kerja yang seru di balik bar. Apalagi kalau lo emang suka dunia kopi dan mau berkreasi banyak macam minuman.
Kalau lo kepikiran buat terjun ke dunia kopi, ini beberapa hal dasar yang perlu lo tahu dulu sebelum jadi barista.
Table of Contents
Kerja Barista Ngapain Aja, Sih?

Banyak yang ngira kerja barista cuma ngeracik kopi. Padahal, tanggung jawabnya lebih dari itu.
Sebagai barista, biasanya lo bakal melakukan hal-hal lain seperti:
- Nyiapin bahan-bahan minuman sebelum shift dimulai.
- Komunikasi langsung sama customer.
- Ngerawat dan bersihin mesin kopi.
- Kerja bareng tim supaya workflow lancar.
- Menjaga area bar tetap bersih dan rapi.
Walaupun bikin kopi jadi tugas utama, barista juga punya tanggung jawab buat menjaga kualitas minuman, kebersihan bar, dan pengalaman customer selama di coffee shop.
5 Step Buat Mulai Karier Jadi Barista
Kalau lo tertarik masuk ke industri kopi, ada beberapa langkah yang bisa mulai lo lakuin dari sekarang.
1. Ikut Kursus Barista

Kerja barista sebenarnya lebih menuntut ketahanan fisik, disiplin, ketepatan kerja, dan skill teknis. Jadi, biasanya nggak masalah kalau lo lulusan SMA atau SMK. Yang paling penting justru kemauan belajar dan latihan terus.
Kalau lo mau mulai serius, coba cari pelatihan atau kursus barista. Sekarang opsinya banyak banget. Mulai dari akademi kopi, kelas singkat di coffee shop, sampai seminar atau program online tentang dunia kopi.
Selain nambah skill, sertifikat kursus juga bisa jadi nilai plus buat CV saat lo melamar kerja di cafe Jakarta.
2. Perdalam Ilmu Kopi

Dunia kopi ternyata kompleks banget. Nggak cuma soal bikin kopi enak, tapi juga tentang sejarah, budaya, dan perjalanan kopi dari kebun sampai ke cangkir.
Ada beberapa hal dasar yang biasanya dipelajari barista, seperti:
- Perbedaan jenis biji kopi seperti Arabica dan Robusta
- Asal kopi dari berbagai daerah atau negara
- Proses pengolahan kopi (washed, natural, honey process)
- Tingkat sangrai yang memengaruhi rasa kopi
Setiap faktor ini bisa bikin karakter kopi beda.
Misalnya, kopi dari Ethiopia biasanya punya aroma fruity, sementara kopi dari Sumatera cenderung lebih bold dan earthy.
Kalau lo ngerti dasar-dasar ini, lo bakal lebih pede di depan customer, apalagi saat mereka nanya rekomendasi.
3. Mulai Dari Posisi Basic

Kebanyakan barista profesional nggak langsung jadi barista utama.
Biasanya mereka mulai dari posisi trainee, part-time barista, atau junior barista dulu.
Di tahap ini, lo bakal banyak belajar dari pengalaman langsung di coffee shop, contohnya:
- Handle pesanan pas cafe lagi ramai
- Operasikan mesin kopi dengan cepat dan konsisten
- Interaksi sama customer
- Menjaga workflow di bar tetap rapi
Semua pengalaman ini penting banget buat ngebentuk skill lo sebagai barista andal.
4. Asah Soft Skill

Barista nggak cuma butuh skill bikin kopi, tapi juga soft skill yang kuat.
Kenapa? Karena barista sering jadi orang pertama yang berinteraksi dengan customer.
Beberapa soft skill yang penting buat barista antara lain:
- Komunikasi yang ramah
- Multitasking saat cafe lagi ramai
- Kerja tim dengan barista lain atau tim kitchen
- Manajemen waktu supaya pesanan nggak numpuk
Barista yang punya skill teknis bagus dan attitude yang enak diajak kerja biasanya lebih cepat berkembang di industri ini.
5. Ikut Workshop Kopi

Kalau lo udah mulai masuk ke dunia kopi, jangan berhenti belajar.
Industri kopi terus berkembang, jadi penting juga buat terus upgrade skill.
Beberapa cara yang bisa lo coba:
- Ikut workshop kopi
- Kelas latte art
- Coffee cupping session
- Event atau festival kopi
Banyak juga orang yang mulai dari volunteer di event kopi atau komunitas cafe Jakarta. Selain dapet pengalaman baru, lo juga bisa bangun networking dengan orang-orang di industri ini.
Who knows, mungkin dari situ malah dapet kesempatan kerja di coffee shop yang lo incar.
Berapa Gaji Barista di Cafe Jakarta?

Soal gaji, tentu tergantung kota, pengalaman, dan coffee shop tempat lo kerja.
Di Jakarta, umumnya gaji barista junior ada di kisaran Rp3 juta – Rp5 juta per bulan.
Kalau udah lebih berpengalaman, gajinya bisa di atas Rp5 juta.
Di banyak cafe Jakarta, barista juga bisa dapet tambahan seperti tips dari customer, service charge, bonus, dan benefit karyawan lainnya. Jadi, total penghasilannya bisa lebih besar dari gaji pokok.
Pengen Jadi Barista di Cafe Jakarta?

Kalau lo kepikiran buat serius jadi barista, coba mulai dari hal sederhana dulu. Misalnya cari info atau tanya langsung ke cafe terdekat. Banyak kok cafe yang buka kesempatan buat trainee atau junior barista.
Selain itu, jangan lupa juga buat update soal coffee shop baru yang mau buka. Biasanya tempat baru juga lagi cari tim dari awal.
Nah, kebetulan banget, dalam waktu dekat bakal ada cafe Jakarta baru di daerah Kemang. Konsepnya fresh, tempatnya aesthetic, dan pastinya cocok buat nongkrong santai bareng temen.
Buat lo yang lagi cari spot ngopi baru atau bahkan lagi hunting loker barista, jangan sampai ketinggalan infonya.
Pantengin aja Instagram @tangroup.id buat update selanjutnya.
You might also like
- Kenapa Gen Z Lebih Suka Nongkrong di Coffee Shop? Ini 5 Alasannya
- 11 Spot Nightlife Jakarta yang Seru Abis, Harus Banget Dicoba!
- Double Date Itu Apa Sih? Ini 6 Tempat Seru Buat Kencan Bareng!
- Rosa, Restoran Italia Jakarta: Pasta, Oven & Home




