Selain spaghetti dan macaroni, kira-kira apa lagi jenis pasta yang kamu tahu? Ternyata, dunia makanan Italia itu luas banget, lho! Dan serunya, setiap bentuk pasta punya pasangan saus yang berbeda-beda dalam kuliner Italia.
Biar kamu nggak bingung pas lihat menu atau pesen pasta yang itu-itu aja, yuk kenalan sama 7 jenis pasta lain yang wajib kamu tahu!
Table of Contents
1. Tagliatelle

Tagliatelle adalah pasta pipih dan lebar khas Italia utara, terutama dari Emilia-Romagna. Ada legenda populer yang bilang kalau bentuk pasta ini terinspirasi dari rambut pirang Lucrezia Borgia, dibuat khusus oleh koki sebagai penghormatan jelang pernikahannya dengan Duke Alfonso D’Este.
Karena bentuknya lebar, tagliatelle cocok dipadukan dengan saus kental seperti ragù bolognese. Permukaannya yang luas membantu saus menempel lebih sempurna.
2. Gnocchi

Berbeda dari pasta pada umumnya, gnocchi (dibaca: nyok-ee) dibuat dari kentang, bukan tepung. Hidangan ini lahir di Italia utara, wilayah beriklim dingin di mana kentang lebih mudah tumbuh dibanding gandum atau padi.
Dulu, gnocchi jadi makanan pokok para petani karena bahannya sederhana, mudah dibuat, dan cukup mengenyangkan. Sampai sekarang, gnocchi terkenal fleksibel dan cocok dipadu dengan berbagai saus—mulai dari pesto, saus tomat, hingga saus brown butter yang sederhana.
3. Pappardelle

Sekilas mirip tagliatelle, tapi pappardelle punya ukuran yang lebih lebar dan berasal dari Tuscany. Karena bentuknya besar dan pipih, pasta ini paling pas dimasak bareng saus yang kental.
Secara tradisional, pappardelle sering disajikan pada perayaan besar seperti Natal dan tahun baru. Ada juga cerita yang menyebut pasta ini berkembang di daerah pemburu, jadi saus pendampingnya banyak menggunakan daging buruan seperti babi liar, kelinci, atau jamur.
Meski begitu, versi modernnya dengan ragù daging babi atau sapi tetap jadi favorit di mana-mana.
4. Linguine

Linguine bisa dibilang “saudara kecil”-nya tagliatelle. Bentuknya pipih, tapi lebih ramping. Namanya sendiri berarti “lidah mungil”, sesuai dengan tampilannya.
Pasta ini berasal dari Liguria, khususnya Genoa, wilayah pesisir Italia yang terkenal dengan hidangan lautnya. Nggak heran kalau linguine sering dipadukan dengan seafood, seperti kerang, lobster, atau udang.
Salah satu hidangan yang paling populer adalah Linguine alla Vongole, yaitu linguine dengan kerang dan saus ringan yang membawa cita rasa laut segar. Hidangan linguine lain yang populer adalah Shrimp Scampi, hidangan fusion yang dibawa oleh imigran Italia di Amerika.
5. Bucatini

Sekilas, pasta ini memang mirip spaghetti, tapi bucatini ada lubang di bagian tengahnya. Dalam bahasa Italia, buco berarti “lubang,” dan pasta ini berasal dari wilayah Lazio, Roma.
Awalnya, bentuk berlubang ini dibuat untuk membantu pasta matang lebih cepat dan merata. Selain itu, lubangnya membuat bucatini lebih mudah menyerap saus, sehingga rasanya lebih kuat dibanding spaghetti biasa.
Hidangan paling ikonik dari pasta ini adalah Bucatini all’Amatriciana. Bucatini yang dimasak dengan saus tomat, daging guanciale, dan keju pecorino romano. Pilihan lebih ringan pun juga cocok, seperti Cacio e Pepe, yaitu saus sederhana yang terdiri dari keju pecorino romano dan lada hitam.
6. Mafaldine

Di balik bentuknya yang cantik, mafaldine punya cerita yang pilu. Pasta ini dinamai dari Putri Mafalda of Savoy, “ratu kecil” yang populer di Italia pada awal 1900-an. Sayangnya, hidup sang putri berakhir tragis saat Perang Dunia II ketika ditangkap oleh tentara Jerman. Meski kisahnya kelam, namanya tetap dikenang lewat pasta berlekuk indah ini.
Bentuknya pipih dan lebar, dengan lekukan keriting di kedua sisi. Detail keriting ini dibuat menyerupai rambut ikal sang putri dan lipatan gaunnya, menjadikan mafaldine salah satu pasta dengan bentuk paling dekoratif.
7. Rigatoni

Rigatoni adalah jenis pasta lebar berbentuk tabung dengan lubang di tengahnya. Bagian luar pasta ini punya garis-garis halus yang buat saus lebih gampang menempel di pasta. Rigatoni dipercaya muncul pada masa Renaisans, saat teknik membuat pasta lebih maju dan rumit.
Karena bentuknya yang tebal dan kokoh, rigatoni cocok banget buat saus kental dan hidangan panggangan. Pasta ini juga tahan dimasak lebih lama tanpa kehilangan teksturnya.
Pecinta Makanan Italia, Merapat ke Rosa!

Penasaran pengen nyobain macam-macam pasta yang tadi disebut? Selain bentuknya yang cantik, tiap pasta juga punya saus andalan yang bikin rasanya beda dan unik. Jadi, bukan cuma bentuknya aja yang menarik, tapi kombinasi rasanya juga khas banget.
Kalau kamu lagi nyari tempat buat makan pasta yang autentik, mampir aja ke Rosa Osteria Enoteca! Di sini juaranya makanan Italia autentik, setiap hidangan kayak makan masakan rumahan langsung di Italia. Mau tagliatelle, rigatoni, sampai Linguine alla Vongolle yang segar? Semuanya ada!
Yuk, reservasi sekarang dan nikmatin berbagai hidangan pasta yang lezat!
