Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...
Brought to you by...
The journey doesn’t stop here, TAN Group will be launching more outlets in the upcoming months.
Brought to you by...

Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.
Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.

Pasti pernah bikin kopi di rumah kan? Tapi lo tau nggak sih, ampas kopi yang biasanya langsung lo buang itu ternyata masih bisa dipakai buat banyak hal. Yup, dari urusan kecantikan sampai kebutuhan rumah tangga, si sisa kopi ini masih punya banyak manfaat.
Daripada langsung masuk tempat sampah, mending lo manfaatin lagi. Selain lebih hemat, juga lumayan buat ngurangin limbah. Penasaran bisa dipakai buat apa aja? Nih, beberapa manfaat ampas kopi yang mungkin belum lo tau.

Kafein dalam ampas kopi punya kemampuan menyerap bau yang cukup kuat.
Lo bisa taruh ampas kopi kering di dalam mangkuk kecil, terus simpan di kulkas, dekat rak sepatu, atau area dapur yang sering bau. Bahkan, ampasnya juga bisa dipakai buat menghilangkan bau amis di tangan setelah motong ikan atau bawang.
Simple, murah, dan lumayan efektif.
Kalau lo suka skincare natural, ampas kopi bisa jadi bahan scrub alami buat kulit.
Teksturnya yang agak kasar bikin ampas kopi cocok buat mengangkat sel kulit mati. Biasanya kopi dicampur sama sedikit minyak kelapa, madu, atau sabun mandi, terus dipakai sebagai body scrub.
Kulit terasa lebih halus dan segar. Bonusnya, aromanya juga bikin mandi terasa lebih relaxing, apalagi kalau lo emang suka sama wangi kopi.
Nggak cuma buat kulit, ampas kopi juga sering dipakai buat perawatan rambut.
Beberapa orang percaya kalau kopi bisa membantu membersihkan kulit kepala dari penumpukan minyak, ketombe, atau sisa produk rambut. Caranya gampang, tinggal campur sedikit kopi ke shampoo, lalu pijat perlahan di kulit kepala saat keramas.
Selain itu, pijatan dari teksturnya juga bisa bantu melancarkan sirkulasi di kulit kepala.
Buat lo yang suka berkebun atau punya tanaman di rumah, jangan buru-buru buang ampas kopi.
Meskipun cuma ampas, sisa kopi ini mengandung banyak nutrisi yang bagus buat tanah. Lo bisa campur ampasnya ke dalam kompos atau langsung taburin sedikit ke tanah tanaman.
Tapi ingat, jangan terlalu banyak juga ya. Secukupnya aja supaya tanah tetap seimbang.
Serangga seperti semut atau siput ternyata nggak terlalu suka sama aroma kopi.
Lo bisa taburin kopi di sekitar tanaman atau area rumah yang sering dilewati serangga. Cara ini cukup populer sebagai alternatif alami dibanding pakai bahan kimia. Beberapa petani atau pekebun juga kadang pakai kopi buat mengusir hama.
Selain lebih ramah lingkungan, rumah juga tetap wangi aroma kopi.

Supaya ampas kopi bisa dipakai lagi dengan maksimal, ada beberapa cara sederhana yang bisa lo lakuin.
Setelah bikin kopi, jangan langsung simpan ampasnya dalam kondisi basah. Sebaiknya lo keringkan dulu dengan cara dijemur, di oven sebentar, atau didiamkan di wadah terbuka.
Ampas yang kering lebih tahan lama dan nggak gampang berjamur.
Kalau ampasnya udah kering, simpan di wadah tertutup supaya tetap bersih dan nggak terkontaminasi kotoran.
Dengan cara ini, lo bisa ambil dan pakai kapan aja saat dibutuhkan.
Kalau mau dipakai buat perawatan tubuh, lo bisa mencampurkan kopi langsung ke sabun cair atau shampoo.
Selain berfungsi sebagai scrub alami, aromanya juga bikin pengalaman mandi jadi lebih fresh.
Kalau lo punya komposter di rumah atau memang suka bikin pupuk kompos dan berkebun, ampas kopi bisa langsung dicampur ke dalam limbah organik lain seperti kulit buah, sayuran, dan dedaunan.
Ini bakal membantu proses pembentukan kompos yang lebih kaya nutrisi.
Satu hal yang sering dilakukan orang tapi sebenarnya kurang tepat: membuang ampas kopi ke wastafel.
Padahal, ampasnya bisa mengendap dan berpotensi bikin saluran air tersumbat. Jadi sebaiknya dibuang ke tempat sampah organik atau dimanfaatkan lagi.
Kalau lo pakai kopi sebagai penyerap bau, jangan lupa untuk menggantinya secara berkala.
Biasanya setelah beberapa hari, aromanya sudah berkurang dan daya serapnya juga menurun. Ini juga buat menjaga ampas kopinya supaya nggak berjamur.
Temukan cerita, promo, dan inspirasi lain dari TAN Group.
Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...