Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...
Brought to you by...
The journey doesn’t stop here, TAN Group will be launching more outlets in the upcoming months.
Brought to you by...

Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.
Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.

Kalau lo pernah makan di restoran steakhouse, pasti sering dapat pertanyaan klasik dari waiter atau waitress: “Steak-nya mau dimasak sampai tingkat kematangan apa?” Karena semua orang punya preferensi tingkat kematangan steak yang beda.
Nah, biar lo nggak bengong atau asal jawab pas ditanya, penting banget buat tahu bedanya tiap level kematangan steak. Dari yang masih merah juicy sampai yang matang total, semuanya punya karakteristik dan penggemar masing-masing. Yuk, kita bedah satu-satu!

Rare adalah tingkat kematangan paling rendah. Daging masih berwarna merah di bagian tengah, teksturnya juicy banget, dan rasanya pure, hampir mendekati rasa asli daging mentah tapi dengan permukaan luar yang udah kecokelatan.
Biasanya, rare kurang populer di Indonesia karena dianggap terlalu “mentah.” Tapi, buat pecinta steak sejati, rare steak punya daya tarik tersendiri karena rasa dagingnya masih sangat natural.
Ciri-ciri rare steak:
Nah, ini dia favorit banyak orang. Medium rare dianggap sebagai “the perfect doneness” karena seimbang antara juicy, tekstur lembut, dan rasa karamelisasi di bagian luar. Lebih enak lagi kalau makan steak dipadu sama wine, rasanya berkelas banget!
Bagian tengah masih pink kemerahan tapi nggak terlalu mentah. Buat banyak chef di restoran fine dining, medium rare adalah level terbaik untuk menikmati steak karena rasa daging dan juicy-nya masih maksimal.
Ciri-ciri medium rare steak:


Kalau lo suka steak tapi agak takut yang terlalu merah, medium bisa jadi pilihan aman. Warnanya lebih ke merah muda pucat, teksturnya masih juicy tapi sudah lebih keras dibanding medium rare.
Karena rasanya familiar di banyak lidah, tingkat kematangan ini sering jadi pilihan sharing platter atau makan bareng teman-teman yang preferensinya berbeda.
Ciri-ciri medium steak:
Medium well cocok buat lo yang kurang nyaman lihat warna merah di daging, tapi masih mau ada sedikit kelembutan. Bagian tengahnya hanya menyisakan sedikit warna merah muda samar, sementara bagian luarnya sudah cokelat tua dengan char yang lebih dalam.
Ciri-ciri medium well steak:


Ini dia tingkat kematangan terakhir, di mana daging dimasak sampai matang total. Bagian dalamnya sudah nggak ada warna merah sama sekali, teksturnya lebih padat dan kering dibanding level lain.
Banyak orang suka steak well done karena dianggap paling aman dimakan, tapi banyak juga yang bilang teksturnya terlalu keras dan juicy-nya menghilang. Menariknya, menurut banyak chef, membuat steak well done itu justru lebih sulit karena daging harus dimasak lama tanpa bikin daging terlalu kering atau gosong.
Ciri-ciri well done steak:

Semuanya itu selera, tapi ada beberapa hal yang bisa lo jadiin patokan kalau ditanya server tentang kematangan steak.
Kalau lo suka tekstur steak yang ”meleleh” di mulut, juicy, dan lembut, steak medium rare sampai medium adalah pilihan kematangan yang sempurna. Banyak chef dan pecinta steak biasanya memilih steak medium rare karena cita rasa steak-nya masih ada, sementara kematangannya pas.
Tapi, kalau lo mau main aman, steak well done bisa jadi pilihan. Memang tekstur dagingnya lebih chewy dan nggak terlalu juicy. Tapi ada juga yang suka sama sensasi ini karena terasa lebih matang sempurna.
Nah, kalau lo makan di restoran high-end atau fancy seperti di The Neighbourhood, lo nggak perlu ragu lagi soal kualitas dagingnya. Mereka selalu pakai bahan premium, jadi mau lo pilih medium rare atau medium, rasanya tetap mantap dan terjamin.
Mau nyobain steak medium rare yang juicy ala restoran bintang lima? Cek The Neighbourhood sekarang dan segera RSVP!
Temukan cerita, promo, dan inspirasi lain dari TAN Group.
Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...