Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...
Brought to you by...
The journey doesn’t stop here, TAN Group will be launching more outlets in the upcoming months.
Brought to you by...

Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.
Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.

Buat banyak orang, kopi itu udah jadi soulmate. Dari pagi, siang, sampai malam pun kadang bisa ngopi 2-3 kali. Entah itu buat nemenin kerja, disambi nongkrong bareng temen, atau sekadar santai sambil nonton film.
Tapi, pasti banyak juga yang pernah bertanya: sebetulnya, ngopi malam hari itu aman nggak sih? Ada yang bilang bisa bikin susah tidur, tapi ada juga yang tetap santai minum kopi sebelum tidur dan nggak ngerasa apa-apa.
Sebelum bahas soal kopi malam hari, kita bahas dulu satu hal penting: emangnya minum kopi sehat ya?

Selama diminum dengan jumlah yang wajar, kopi ternyata punya cukup banyak manfaat buat tubuh. Bahkan udah banyak penelitian yang nunjukin kalau kopi bisa bantu menjaga kesehatan.
Berikut beberapa manfaat kopi yang mungkin belum lo sadari.
Kafein dalam kopi bisa meningkatkan kadar adrenalin dalam tubuh. Hormon ini bikin tubuh lebih siap buat aktivitas fisik, karena ngebantu tubuh melepas energi dari cadangan lemak.
Makanya, nggak sedikit orang yang minum kopi sebelum olahraga atau aktivitas berat biar badan kerasa lebih hidup.
Ini mungkin manfaat kopi yang paling sering dirasain. Kafein bekerja dengan cara merangsang sistem saraf pusat, jadi bikin otak lebih fokus dan lebih waspada.
Nggak heran kalau kopi sering jadi temen sejati buat kerja, belajar, atau ngejar deadline.
Minum kopi sekitar 1-2 cangkir sehari juga dikaitkan dengan kesehatan jantung yang lebih baik. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin minum kopi memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah dibandingkan yang tidak minum sama sekali.
Pastinya, ini tetap harus diimbangi dengan gaya hidup sehat yang lain, ya.
Kandungan antioksidan dan kafein dalam kopi dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan. Kedua zat ini dipercaya mampu mengurangi peradangan di otak serta membantu menjaga fungsi saraf tetap bekerja dengan baik.
Selain itu, kafein juga dapat merangsang aktivitas otak dan meningkatkan komunikasi antar saraf, sehingga fungsi kognitif seperti memori dan fokus bisa tetap terjaga lebih lama.
Itulah sebabnya beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang rutin minum kopi memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit saraf seperti Alzheimer dan Parkinson.
Ternyata, kopi juga ada hubungannya sama penurunan risiko diabetes tipe 2. Beberapa penelitian nunjukin bahwa peminum kopi punya risiko lebih rendah terkena penyakit ini dibandingkan yang jarang atau nggak minum kopi sama sekali.
Meskipun gitu, perlu inget kalau manfaat ini pasti hilang kalau kopi yang diminum banyak tambahan gula atau sirup pemanis.

Jawabannya: boleh aja, asalkan nggak berlebihan.
Kafein dalam kopi memang bisa bertahan cukup lama di dalam tubuh, biasanya sekitar 4-6 jam. Itu sebabnya minum kopi terlalu malam bisa bikin sebagian orang jadi susah tidur atau kualitas tidurnya menurun.
Tapi setiap orang punya toleransi kafein yang berbeda-beda. Ada yang minum kopi masih bisa tidur nyenyak, ada juga yang minum sore sedikit aja udah susah merem.
Kalau lo termasuk orang yang sensitif terhadap kafein atau punya penyakit lambung, sebaiknya hindari minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur.

Meskipun kafein memang bisa ngaruh ke pola tidur dan rasa kantuk, bukan berarti lo sama sekali nggak bisa ngopi malem-malem.
Nih, beberapa tipsnya supaya lo masih bisa ngopi meskipun hari udah gelap.
Nambahin terlalu banyak gula dalam kopi justru bisa menghilangkan manfaat kopi. Konsumsi gula berlebihan juga berisiko meningkatkan berat badan dan masalah kesehatan lainnya.
Kalau bisa, coba biasain ngopi malam hari tanpa gula atau dengan pemanis yang lebih sedikit.
Ngopi malam hari sebaiknya nggak dalam jumlah besar. Satu cangkir kecil biasanya masih cukup aman buat kebanyakan orang.
Selain itu, tubuh juga jadi nggak terlalu kebanjiran kafein menjelang waktu tidur.
Kalau lo tetap pengen ngopi malam hari, coba pilih kopi dengan kadar kafein yang lebih rendah. Selain nggak terlalu ganggu pola tidur, ini juga bisa ngejaga kesehatan lambung.
Misalnya kopi dengan roast yang lebih ringan, porsi espresso kecil, atau bahkan decaf kalau memang sensitif terhadap kafein.
Kopi punya efek diuretik ringan yang bisa bikin tubuh lebih sering buang air kecil. Jadi, tetap penting buat tetap minum air putih supaya lo tetap terhidrasi.
Idealnya, setelah minum kopi, imbangi juga dengan segelas air putih.
Temukan cerita, promo, dan inspirasi lain dari TAN Group.
Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...