Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...
Brought to you by...
The journey doesn’t stop here, TAN Group will be launching more outlets in the upcoming months.
Brought to you by...

Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.
Download TAN Rewards App to enjoy more benefits. Download Now.

Lo pernah ke bar atau club terus mikir, “Ini DJ muter lagu apaan sih? Kok enak banget tapi gue nggak tau namanya?”
Nah, berarti lo udah kena virus genre EDM Electronic Dance Music yang ternyata punya banyak “anak”.
Di dunia DJ, setiap genre itu punya vibe, energi, dan suasana yang beda. Ada yang cocok buat early night warm-up, ada yang pas buat peak hour bahkan ada juga yang spesialis afterhours.
Yuk, kenalan sama genre-genre musik DJ yang paling sering diputer dan paling bikin lo nggak bisa diem di dancefloor!
House tuh kayak comfort zone-nya EDM lovers. Gampang banget dikenali dari beat 4/4 yang konsisten, bassline yang dalam, plus vokal yang soulful.
Tapi jangan salah, House itu luas banget. Ada:
Wajib dengar:

Kalau lo suka yang hypnotic dan konsisten kayak mantra elektronik, Techno jawabannya. Nggak banyak drama, tapi intens. Sound-nya kerap gelap, industrial, dan repetitif.
Genre ini jadi andalan buat underground rave party. Di Jakarta, club kayak The Escape sering banget nyelipin Techno pas jam-jam tengah malam.
Wajib dengar:
Trance itu ibarat rollercoaster emosional di dancefloor. Kombinasi antara tempo tinggi, build-up panjang, dan breakdown yang dreamy bikin lo berasa kayak lagi di dunia lain.
Dulu sempat jadi puncak EDM era 2000-an, sekarang lagi naik daun lagi di kalangan pecinta festival dan crowd nostalgia.
Wajib dengar:
Kalau genre EDM lain ngajak lo goyang, Dubstep lebih kayak ngajak lo moshing! Dengan drop keras, synth gila, dan bass berat, genre ini jadi bintang di awal 2010-an lewat nama kayak Skrillex.
Versi modern dari Dubstep sekarang makin hybrid dicampur Trap, Hip-hop, bahkan Metal.
Wajib dengar:
Buat lo yang butuh energi tinggi, Drum and Bass (DnB) itu seperti espresso shot dalam bentuk musik. Beat-nya cepat (sekitar 160–180 BPM), bass-nya dalam, dan bikin badan lo gerak tanpa mikir.
Genre ini populer banget di UK, tapi belakangan udah mulai banyak diputer di party Jakarta yang lebih niche dan eksperimental.
Wajib dengar:
Kita udah bahas genre besar di dunia DJ, tapi gimana dengan yang sering banget muncul di club-club Indonesia? Dari yang mainstream sampai yang lagi naik daun di skena lokal, ini dia genre yang paling sering lo denger di dancefloor Jakarta, Bali, Bandung, atau Surabaya.
Kalau lo sering scroll TikTok atau nongkrong di club lokal, pasti udah nggak asing lagi sama genre satu ini. Indo Bounce, atau yang sering disebut “jedag-jedug“, adalah hasil evolusi dari musik Breakbeat Indonesia yang dipadukan dengan elemen Dutch House dan sentuhan lokal seperti dangdut.
Genre ini mulai populer sekitar tahun 2021-2022 dan semakin digemari masyarakat, dengan melonjaknya jumlah pendengar dan penggemarnya.
DJ-DJ lokal seperti DJ Desa, Ikyy Pahlevii dan Vinky YT adalah beberapa nama yang turut mempopulerkan genre ini.
Indo Bounce nggak cuma populer di Indonesia, tapi juga mulai mendapat perhatian dunia. Contohnya, lagu “Lowkey” dari DJ Adnan Veron berhasil mencapai jutaan streamers dan menjadi audio trending di platform seperti TikTok dan Instagram.

Genre yang satu ini jadi darling di scene sunset party dan beach club kayak Atlas Bali, Savaya, sampai Bali Tonight dan juga muncul di tempat rooftop lounge Jakarta. Melodic Techno dan Afro House punya struktur panjang, banyak build-up, dan vibe-nya bikin trance tapi chill.
Lagu andalan:
- “Keyshia Cole – Love” – Egnever Amapiano Edit
- “Mnike” – Tyler ICU & Tumela_za
- “Dalie”– Kamo Mphela

Nggak semua malem harus EDM full speed. Beberapa club juga punya setlist khusus buat hip-hop heads atau yang pengin vibe santai, seksi, dan groovy. R&B dan Hip-Hop sering dibawain dalam format remix atau mashup seperti yang ada di House of Delulu.
Biasanya genre ini muncul pas awal-awal party mulai, atau menjelang closing biar crowd pulang dengan senyum.
Lagu andalan:
- “Sicko Mode” – Travis Scott (DJ Remix Version)
- “No Guidance” – Chris Brown feat. Drake (Club Edit)
- “Kiss It Better” – Rihanna (Snakehips Remix)
DJ-DJ Indo sekarang udah nggak kalah sama yang internasional. Banyak dari mereka yang ngangkat genre kayak Tech House, Melodic Techno, atau Afro Beat di gigs mereka, terutama di event-event underground Jakarta dan Bali.
Makanya, penting juga buat lo update genre-genre yang lagi hot di skena lokal, bukan cuma ngikutin chart global.
Yang jelas, nggak ada jawaban salah.
Semua genre punya momen dan tempatnya masing-masing. Lo tinggal pilih: mau party yang slow burn, emotional, chaotic, atau clean groove?
Dan kalau mau ngerasain vibes asli genre-genre ini, jangan cuma dengerin dari playlist. Datang langsung ke club dan bar terbaik di Jakarta, dari yang classy kayak The Brotherhood, sampai yang kekinian untuk Gen-Z kayak Delulu. Biar lo bisa rasain: beda banget dengar di Spotify sama ngerasain bass-nya langsung di dada.

Temukan cerita, promo, dan inspirasi lain dari TAN Group.
Last Updated on September 7, 2026 by TAN GroupNIGHTLIFE GUIDES Promo Ladies Night, Worth It Ga Sih...